Rabu, 23 Februari 2011

‘Si Cantik’ dan ‘Si Ajaib’ Lilin Elektronik

‘Si Cantik’ dan ‘Si Ajaib’ Lilin Elektronik

Sewaktu nongkrong disebuah cafe, tiba-tiba ada seseorang datang menawarkan sesuatu, dia bilang itu lilin elektronik. Hmm,, hati saya tertarik untuk melihat dan mengamatinya karena bentuknya yang cantik dan unik, memang tampak seperti sebuah lilin hias, namun tidak ada api yang menyala pada lilin tersebut. Jiwa fisika saya langsung bertanya, gimana ya cara kerja lilin tersebut, kok hanya dengan tiupan saja dia bisa mati dan nyala?? Ajaib bukan??



Cara Kerja
Nah biar nggak penasaran, secara ilmu fisika dan elektronika lilin elektronik ini sebenarnya adalah rangkaian lampu LED yang memiliki sensor kegelapan LDR (Light Dependent Resistor ). Cara kerjanya sederhana saja. Saat gelap, LDR yang berfungsi sebagai saklar akan mengaktifkan lampu LED. Sebaliknya jika cahaya mulai terang LDR akan mematikan lampu LED. Kadang ada jenis lilin elektronik yang mematikannya dengan meniup seperti meniup lilin biasa atau juga hanya dengan menggoyangnya. Inilah yang dinamakan lilin elektronik atau led candle.

Sumber energi lilin elektronik adalah baterai semacam baterai jam. Dengan adanya lilin elektronik yang tentu saja bisa menghindarkan dari bahaya kebakaran, juga tidak berasap dan mempunyai beragam bentuk yang menarik seperti bentuk batang, rose dan ice cube dan lain-lain. Cahaya yang dikeluarkan tidak hanya berwarna kuning namun bisa beragam pula seperti warna merah, biru, hijau bahkan unggu dan masih banyak tampilan bentuk serta warna lain.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Bisa minta daftar komponen dan dambar pcb?

Posting Komentar